Sisa Puluhan Unit Huntara Belum Tersentuh, Tim PPK BNPB Tinjau Langsung Gampong Pante Rambong
Aceh Timur — Realisasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban banjir di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, kembali menjadi sorotan. Dari total kebutuhan sebanyak 281 unit Huntara, sekitar 65 unit hingga kini belum tersentuh pembangunan sama sekali. Kondisi tersebut membuat sebagian warga masih bertahan dalam keterbatasan tanpa hunian yang layak.
Merespons situasi itu, Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipimpin Rudi Supriyadi turun langsung ke lokasi guna meninjau progres pembangunan sekaligus mengevaluasi berbagai kendala teknis yang menghambat pekerjaan di lapangan.
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kolonel Hendri Edward dan Dr. Drs. Isroil Samihardjo, M.Def.Stud, Anggota Dewan Pengarah BNPB, serta jajaran dari Dinas PUPR dan BPBD Kabupaten Aceh Timur. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan keseriusan berbagai pihak dalam mendorong percepatan pembangunan Huntara yang masih tersisa.
Dalam peninjauan itu, tim melihat langsung sejumlah titik yang belum tersentuh pembangunan serta berdialog dengan aparatur gampong dan masyarakat terdampak yang hingga kini masih menunggu kepastian hunian.
Keterlambatan pembangunan dinilai berpotensi memperpanjang masa pengungsian warga, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
Keuchik Gampong Pante Rambong, Hermanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah melalui BNPB dan seluruh pihak yang telah turun langsung ke lapangan. Ia juga menegaskan harapan besar masyarakat agar kunjungan tersebut diikuti langkah konkret berupa percepatan pembangunan dan penambahan mitra kerja.
"Kami berterima kasih kepada Tim PPK BNPB, khususnya Bapak Kolonel Hendri Edward dan Bapak dr. Isroil yang telah mendengar langsung suara masyarakat. Kami berharap kunjungan ini menjadi titik percepatan pembangunan, sehingga puluhan unit Huntara yang belum dibangun bisa segera terealisasi, tegas Hermanto.
Ia menambahkan, Pemerintah Gampong Pante Rambong sangat mengapresiasi bantuan pemerintah melalui BNPB dalam pembangunan Huntara bagi masyarakat terdampak bencana. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi harapan besar warga untuk segera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan manusiawi.
Peninjauan lapangan oleh Tim PPK BNPB diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mampu mendorong percepatan realisasi pembangunan secara nyata. Dengan demikian, seluruh warga terdampak banjir di Gampong Pante Rambong dapat segera keluar dari kondisi pengungsian yang berkepanjangan dan kembali menjalani kehidupan yang lebih stabil, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.
Sisa Puluhan Unit Huntara Belum Tersentuh, Tim PPK BNPB Tinjau Langsung Gampong Pante Rambong
Aceh Timur — Realisasi pembangunan Hunian Sementara (Huntara) bagi korban banjir di Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pante Bidari, Kabupaten Aceh Timur, kembali menjadi sorotan. Dari total kebutuhan sebanyak 281 unit Huntara, sekitar 65 unit hingga kini belum tersentuh pembangunan sama sekali. Kondisi tersebut membuat sebagian warga masih bertahan dalam keterbatasan tanpa hunian yang layak.
Merespons situasi itu, Tim Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang dipimpin Rudi Supriyadi turun langsung ke lokasi guna meninjau progres pembangunan sekaligus mengevaluasi berbagai kendala teknis yang menghambat pekerjaan di lapangan.
Kunjungan tersebut turut didampingi oleh Kolonel Hendri Edward dan Dr. Drs. Isroil Samihardjo, M.Def.Stud, Anggota Dewan Pengarah BNPB, serta jajaran dari Dinas PUPR dan BPBD Kabupaten Aceh Timur. Kehadiran lintas instansi ini menunjukkan keseriusan berbagai pihak dalam mendorong percepatan pembangunan Huntara yang masih tersisa.
Dalam peninjauan itu, tim melihat langsung sejumlah titik yang belum tersentuh pembangunan serta berdialog dengan aparatur gampong dan masyarakat terdampak yang hingga kini masih menunggu kepastian hunian.
Keterlambatan pembangunan dinilai berpotensi memperpanjang masa pengungsian warga, terlebih menjelang bulan suci Ramadan.
Keuchik Gampong Pante Rambong, Hermanto, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah melalui BNPB dan seluruh pihak yang telah turun langsung ke lapangan. Ia juga menegaskan harapan besar masyarakat agar kunjungan tersebut diikuti langkah konkret berupa percepatan pembangunan dan penambahan mitra kerja.
"Kami berterima kasih kepada Tim PPK BNPB, khususnya Bapak Kolonel Hendri Edward dan Bapak dr. Isroil yang telah mendengar langsung suara masyarakat. Kami berharap kunjungan ini menjadi titik percepatan pembangunan, sehingga puluhan unit Huntara yang belum dibangun bisa segera terealisasi, tegas Hermanto.
Ia menambahkan, Pemerintah Gampong Pante Rambong sangat mengapresiasi bantuan pemerintah melalui BNPB dalam pembangunan Huntara bagi masyarakat terdampak bencana. Menurutnya, bantuan tersebut menjadi harapan besar warga untuk segera memiliki tempat tinggal yang layak, aman, dan manusiawi.
Peninjauan lapangan oleh Tim PPK BNPB diharapkan tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan mampu mendorong percepatan realisasi pembangunan secara nyata. Dengan demikian, seluruh warga terdampak banjir di Gampong Pante Rambong dapat segera keluar dari kondisi pengungsian yang berkepanjangan dan kembali menjalani kehidupan yang lebih stabil, khususnya menjelang bulan suci Ramadan.
Reporter : ZAS
Kirim Komentar