Dana Desa Bukan Hanya Pembangunan Fisik, keluarga Almarhum M. Jamil Terima Santunan Duka
PANTE RAMBONG - Dana Desa selama ini identik dengan pembangunan fisik seperti jalan, jembatan, atau sarana publik. Namun, Gampong Pante Rambong, Kecamatan Pantee Bidari, Kabupaten Aceh Timur, menunjukkan bahwa Dana Desa juga dapat menjadi instrumen penting untuk memperkuat solidaritas sosial di tengah masyarakat.
Hal itu terbukti ketika salah seorang warganya, M. Jamil Ibrahim, meninggal dunia pada Sabtu, 19 Juli 2025. Almarhum menghembuskan napas terakhir di kediamannya yang terletak di Dusun Tualang, Gampong Pante Rambong. Sebagai bentuk kepedulian, Pemerintah Gampong langsung bergerak memberikan santunan duka kepada pihak keluarga.
Santunan sebesar Rp: 1.000.000 (satu juta rupiah) disalurkan dari anggaran Dana Desa tahun 2025, yang telah dialokasikan dalam pos bantuan sosial kematian. Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Keuchik Gampong Pante Rambong, Hermanto, didampingi oleh Kepala Dusun Tualang, Tarmizi, serta Kaur Umum, Ibrahim. Penerima santunan adalah anak almarhum, Iskandar M. Jamil, yang mewakili keluarga.
"Ini bukan soal besar atau kecilnya jumlah uang, tetapi soal perhatian dan kepedulian pemerintah gampong terhadap warganya yang sedang berduka. Kami ingin Dana Desa juga membawa manfaat langsung kepada masyarakat dalam setiap kondisi, termasuk saat duka, ungkap Keuchik Hermanto dalam keterangannya.
Ia menegaskan bahwa santunan tersebut bukan sekadar formalitas, melainkan wujud kehadiran pemerintah gampong dalam setiap fase kehidupan warganya—baik dalam suka maupun duka.
Kebijakan santunan kematian ini merupakan hasil dari musyawarah gampong yang telah memasukkan aspek sosial dan kemanusiaan sebagai bagian dari prioritas penggunaan Dana Desa. Dalam beberapa tahun terakhir, Pante Rambong berusaha menyeimbangkan antara pembangunan infrastruktur dan pembangunan sosial.
"Kami berharap langkah ini menjadi contoh baik bahwa Dana Desa bisa menyentuh langsung kebutuhan masyarakat, apalagi saat musibah seperti ini. Bantuan ini tentu tidak bisa menggantikan kehilangan, tapi setidaknya menjadi penguat bagi keluarga, ujar Tarmizi, Kadus Tualang.
Sementara itu, Iskandar M. Jamil, anak almarhum yang menerima langsung bantuan, mengucapkan terima kasih kepada seluruh jajaran Pemerintah Gampong. Ia mengaku tidak menyangka bahwa di tengah kesedihan yang ia alami, pihak gampong datang memberikan perhatian tanpa diminta.
"Terima kasih kami ucapkan, semoga ini menjadi amal jariyah bagi semua yang terlibat. Kepedulian seperti ini sangat berarti bagi keluarga kami, ucap Iskandar.
Langkah Gampong Pante Rambong ini mendapatkan apresiasi dari tokoh masyarakat setempat. Menurut mereka, penggunaan Dana Desa untuk santunan kematian adalah wujud keadilan sosial yang nyata di tingkat desa. Selain membantu warga yang sedang dalam duka, bantuan ini juga memperkuat rasa kebersamaan dan kepedulian antarwarga.
Di tengah tantangan pembangunan dan kebutuhan yang terus bertambah, upaya untuk tetap menjaga sisi kemanusiaan menjadi nilai penting yang patut dijaga. Gampong Pante Rambong membuktikan, bahwa desa bisa menjadi garda terdepan dalam menumbuhkan nilai gotong royong dan solidaritas sosial melalui kebijakan yang menyentuh langsung masyarakat.
Kirim Komentar